Jelajahi

Copyright © PortalNews
Created with by Portal News
PT ZIB Group Templates

Iklan

Pasang Iklan

Viral, Pelajar Nekad Menantang Maut Melawan Derasnya Arus Sungai

Monday 1 November 2021, 09:12 WIB Last Updated 2021-11-24T11:33:00Z

Viral


Luwu, Portal News - Gegara banjir bandang  menyebabkan jembatan yang ada di Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan terputus.

 

Akibatnya ribuan jiwa yang ada di lima desa terisolir, untuk keluar masuk desa warga bahkan harus bertaruh nyawa melawan derasnya arus sungai.

 

Dari video amatir yang memperlihatkan tiga orang remaja nekad mengangkat motor melewati derasnya aliran sungai makawa usai diterjang banjir bandang. Senin (1/11/2021).

 

Di belakangan diketahui jika ketiga remaja itu merupakan pelajar, ketiganya nekad menantang maut demi bisa keluar dari desa yang terisolir untuk bersekolah.

 

Jarak antar desa dan sekolah yang cukup jauh membuat para siswa ini terpaksa menyebrang sambil membawa sepeda motor.

 

Untuk diketahui, jembatan yang berada di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat,  Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan putus tersapu banjir.

  

Viral


Akibat kejadian itu, ribuan jiwa di lima desa terisolir. Kelima desa yang tak bisa diakses masing-masing desa Ilan Batu Uru, Desa Lempe, Desa Lempe Pasang, Desa Lamasi Hulu dan Desa Lewandi, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Untuk menyuplai logistic, warga dan relawan hanya bisa membuat jembatan darurat seadanya yang terbuat dari bambu.

 

Tak sampai disitu saja, lumpur yang terbawa banjir bandang juga menggenangi sejumlah rumah warga di daerah itu.

 

Warga berharap, agar pemerintah Kabupaten Luwu segera membenahi jembatan. Karena warga ditiga desa yang terisolir terancam akan kelaparan jika belum ada akses yang memadai, mengingat jembatan yang terbawa arus merupakan akses satu-satunya.

 

Selain banjir, bencana angin puting beliung juga melanda Kota Palopo dan Luwu Wilayah Selatan.

 

Dari keterangan yang dihimpun, Abdul Rahman selaku Warga menjelaskan terjadinya hujan dan angin kencang, sekitar jam delapan malam. 

 

Sekitar jam delapan malam, hujan dan angina kencang. Untuk melewati sungai. Kita harus berhati-hati dalam melangkah, sebab jalan yang dilalui. Itu terbuat dari bambu. Dan untuk korban tidak ada, cuman ada titik kerawanan jika siswa mau pergi kesekolah”.

 

Tak hanya itu, ia mengharapkan kepada pemerintah agar kiranya dapat membantu wilayahnya untuk akses jalan. “Kami berharap, pihak pemerintah kiranya segera untuk membuat akses jalan. Karena ada titik kerawanan, terutama buat anak-anak kami yang hendak ingin pergi kesekolah. Bahkan, sempat beberapa siswa kendaraannya tergerus sungai yang mau pergi ke sekolahnya”. Singkatnya


Penulis : Fana

Editor : Zainuddin Bundu


Dapatkan Informasi Lainnya di Tabloid Portal News - Media Investigasi Pembaharuan Nasional

UNTUK PENGADUAN & BERLANGGANAN HUBG : 

Facebook : Portal News atau Whatsapp Portal Center


Portal News

Penulis : Fana

Editor : Zainuddin Bundu

Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Terkini


PORTAL EDUKASI

+

Pasang Iklan
Pasang Iklan

Popunder

X
X
×
BERITA UTAMA NEWS