Jelajahi

Copyright © PortalNews
Created with by Portal News
PT ZIB Group Templates

Iklan

Pasang Iklan

Hanya di Luwu Utara, Warga Menggunakan Perahu Kayu di Badan Jalan

Thursday 3 September 2020, 05:30 WIB Last Updated 2021-11-30T21:36:34Z

 

Hanya di Luwu Utara


Luwu Utara, Portal News - Hujan lebat yang berdampak pada banjir kembali melanda beberapa wilayah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, setelah curah hujan yang tinggi mengguyur pada hari Rabu malam (02/9/2020).

 

Banjir yang melanda sebahagian daerah di Luwu Utara belumlah usai, seperti yang terjadi di Kecamatan Malangke Barat (Malbar) Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan terendam dari bulan maret sampai bulan September ini.

 

Biasanya aktifitas warga di daerah ini dipadati ramainnya dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

Tapi kali ini, sedikit berbeda dengan aktifitas yang biasanya temukan di Badan Jalan.

 

Terlihat seorang warga yang tertangkap kamera, sedang melakukan aktifitas perjalanannya dengan alat bantu sebuah perahu kayu dan pendayung. Agar perahu itu, dapat berjalan menghantarkan dirinya kepada tujuan yang ingin di tempuh.

 

Hal tersebut dibenarkan oleh  Sulpiadi, SH kepala Kecamatan Malangke Barat ia mengungkapkan wilayah masih terendam dan dikeluhkan masyatakatnya.

 

"Banjir di Malbar terjadi beberapa kali pasca banjir bandang dan ini diakibatkan curah hujan yang tinggi dan adanya tumpukan material di Dusun Rakki-Rakki Desa Wara dan beberapa tanggul jebol. Hingga saat ini beberapa desa yang terendam diantaranya, Limbong Wara, Wara, Cenning, Waelawi dan Pembuniang hingga saat ini" ungkap Sulpiadi yang dikonfirmasi via Whatsapp Kamis (3/9/2020).

 

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa warga saat ini merasakan gatal-gatal.

 

"Saat ini warga sangat merasakan gatal2 Khusunya di Desa Wara yang ketinggian air saat ini sekitar 1, 5 meter"

 

Beliauh juga berharap kepada Pemerintah Luwu Utara, untuk segera bertindak memulihkan daerahnya "Tentu berharap kayu yang bertumpuk di Rakki-Rakki Desa Wara atas permintaan masyakarat menambah alat berat minimal 3 tambahan, dan segera dilakukan pemanggilan untuk tanggul yang jebol dibeberapa titik" tutup Sulpiadi dalam percakapan via Whatsapp.

 

Penulis: Qadri

Editor: Zainuddin Bundu

Dapatkan Informasi Lainnya di Tabloid Portal News - Media Investigasi Pembaharuan Nasional

UNTUK PENGADUAN & BERLANGGANAN HUBG : 

Facebook : Portal News atau Whatsapp Portal Center

WhatsApp
Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Terkini


PORTAL EDUKASI

+

Pasang Iklan
Pasang Iklan

Popunder

X
X
×
BERITA UTAMA NEWS