News
Trending

Demi 2905 Meter, Kontraktor Nekat Serobot Lahan Warga

Luwu, Portal News – Demi 2905 Meter, Anggota DPRD dan SKPD di protes warga. Lantaran lahanya dijadikan mal proyek yang berada tepat di Desa Komba, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Dan di bangun tanpa sepengetahuan pemilik dan juga Aparat Desa setempat. Jumat (12/7/2019).

 

Proyek perintisan jalan sepanjang 2905 Meter itu, di programkan Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Tahun Anggaran 2019 yang bersumber dari Dana DAU.

 

Juharni kepada media ini mengatakan, “Bahwa proyek Pembangunan Perintisan Jalan yang di anggarkan oleh pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas PUPR dan di kelola oleh kontraktor di Wilayah Desa Komba, Kecamatan Larompong. Tentu kami selaku pemilik lahan sangat keberatan”.

 

Lanjut Juharni “Bahwa sebenarnya pihak pemerintah tidak seharusnya semena–mena menempatkan lahan kami sebagai lahan garapan perintisan jalan, sebab selama ini kami pemilik lahan tidak pernah disampaikan. Apalagi yang namnya menyerahkan surat hibah, itu sama sekali tidak pernah.

 

Karena lahan kami dirusak, dan di obok–obok, maka kami pemilik lahan keberatan. Dan minta ganti rugi” tegasnya

 

Demi-2905-meter
Demi-2905-meter

Selain itu, Kepada Dusun (Kadus) Desa Komba Yusri menjelaskan “Bahwa saya selaku pemerintah di Dusun Komba, tidak pernah dihubungi oleh pihak pengelolah proyek perintisan jalan. Jadi jika Masyarakat kami tidak menerima lahan mereka di garap, lalu tanpa diberitahukan terlebih dahulu. Ya… saya rasa wajar–wajar saja mereka merasa keberatan dan minta ganti rugi.

 

“Proyek perintisan jalan sepanjang 2905 Meter, dengan anggaran sebesar Rp. 138. 540. 000,- sepertinya milik Anggota DPRD Luwu. Berdalil Jata Aspirasi. Hal ini justru mengacu kepada ketidak patuhan seorang Anggota DPRD dalam menjalankan tupoksinya sebagai wakil rakyat di parlemen, khususnya DPRD Kabupaten Luwu, dan patut diduga makelar proyek.

 

Ungkapnya lagi “Gimana bisa anggota DPRD mampu melakukan kewajibannya selaku wakil rakyat, sementara dirinya sendiri tidak tahu kewajibannya. Anggota DPRD semacam ini sudah layak dilaporkan, dan tahunya hanya menari–nari di atas penderitaan rakyat”.

 

“Karena lahan milik warga tidak di berikan sepanjang kurang lebih 700M, maka secara otomatis lahan perintisan jalan berkurang dan ini merupakan temuan”. Paparnya (ABS)

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close